“Keinginan yang kuat, keyakinan yang tinggi dan cara yang benar akan membuka jalan menuju kesuksesan”.

“Keinginan yang kuat, keyakinan yang tinggi dan cara yang benar akan membuka jalan menuju kesuksesan”.

Keinginan yang Kuat, cara sukses, cerita inspirasi, cerita motivasi, cerita hikmah, ary ginanjar
Suatu hari datanglah seorang pemuda kepada seorang kakek yang bijaksana, anak muda ini ingin menjadi sukses dan ingin mengetahui bagaimana caranya menjadi sukses.
.
.
ketika bertemu dengan Kakek yang bijaksana, anak muda ini langsung berkata : “Wahai kakek yang bijakasana, aku ini seorang pemuda yang ingin memiliki masa depan yang cerah, ingin sukses dalam hidup ini, agar dimasa tua nanti aku bisa hidup dengan tenang tidak usah memikirkan lagi uang”.
.
.
Kakek bijaksana memperhatikan anak muda itu, sambil tersenyum kakek bijaksana mengajak anak muda itu untuk mengikutinya.
.
.
karena yakin kakek bijaksana ini akan memberikan petunjuk untuk meraih kesuksesan hidup, anak muda inipun mengikuti kakek bijaksana, yang ternyata berjalan menuju ke sebuah sungai yang besar. kakek bijaksanapun mengajak anak muda itu untuk mendekatinya dan berada di pinggiran sungai.
.
.
Setelah anak muda ini berdiri di dekat kakek bijaksana yang berada di pinggiran sungai yang besar, tiba-tiba kakek bijaksana menariknya kedalam sungai dan menenggelamkan anak muda itu kesungai, dan menahan kepala anak muda itu agar masuk kedalam sungai.
.
.
Anak muda itu begitu terkejut dan berusaha dengan sekuat tenaga untuk dapat muncul kepermukaan sungai dan menghirup udara segar, karena kalo tidak, dia akan mati sia-sia di tangan kakek yang katanya bijaksana itu.
.
.
Setelah berjuang begitu lama, dengan mengeluarkan tenaga dan meronta-ronta akhirnya anak muda itu bisa membebaskan diri dari kakek bijaksana dan bisa menghirup udara segar yang bisa mengisi kembali paru-parunya yang sakit kerena menahan napas di dalam air.
.
.
Dengan napas yang masih tersengal-sengal anak muda itu menunjuk kakek bijaksana dan berkata :”kakek sudah gila apa?, kenapa aku di tenggelamkan kedalam sungai itu, kalau aku sampai mati bagaimana? aku ini masih muda tahu, aku datang kepadamu untuk meminta petunjuk bagaimana caranya aku bisa sukses, bukan minta di tenggelamkan kedalam sungai seperti itu.” Maki anak muda itu kepada kakek bijaksana
.
.
Kakek bijaksana berkata, “apa yang kamu rasakan ketika kamu didalam sungai tadi”, “Ya, aku ingin bisa bernapas supaya aku tidak mati” sergah anak muda. “lalu apa yang kamu lakukan supaya kamu bisa bernapas?” kakek bijaksana melanjutkan pertanyaannya. “tentu aku harus berusaha sekuat tenaga agar aku lepas dari cengkarama kakek dan muncul ke atas permukaan air” jawab anak muda itu.
.
.
Kakek bijaksana memanggut-manggutkan kepalanya dan berkata: “begitulah yang harus kamu lakukan agar kamu bisa sukses, kamu harus berusaha sekuat tenaga dan berpikir bahwa tidak ada pilihan lain selain kamu harus sukses dalam hidup, sebagaimana tadi ketika kamu berada di dalam air, tidak ada pilihan lain selain kamu harus berusaha sekuat tenaga muncul kepermukaan air dan dapat menghirup udara segar, agar kamu tidak mati”…
.
.
Hikmah apa yang bisa Anda dapatkan dari kisah tadi.
.
.
Seandainya Anda menjadi anak muda tadi, apakah anda akan membiarkan Anda ditenggelamkan oleh kakek bijaksana atau Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa melepaskan diri dari cengkraman Kakek bijaksana dan Anda bisa menghirup udara segara agar Anda tidak mati.

Informasi & Pendaftaran Training ESQ:
WA 0878 8876 5439 (Aditya)

Membagi waktu dengan lebih cermat, tepat, dan produktif

Ary Ginanjar | Istilah tidak ada waktu, jarang sekali merupakan alasan yang jujur, karena pada dasarnya kita semuanya memiliki waktu 24 jam yang sama untuk semua orang setiap harinya. Yang perlu ditingkatkan ialah membagi waktu dengan lebih cermat, tepat, dan produktif.

Maha Suci Allah yang telah memberikan rambu-rambu Kepada kita :
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran”. ( QS 103 : 1- 3 )

Ary Ginanjar

Ary Ginanjar motivasi tentang waktu

Rizki yang Luasnya Seluas Langit dan Bumi

‎”Ketika kita hanya sibuk menghitung-hitung berapa besar keuntungan dari apa yang kita berikan pada orang lain, maka hanya sebesar itu sajalah yang kita dapatkan. Namun Jika kita memberi, menolong, berbuat baik tanpa berhitung-hitung, maka percayalah Allah telah siapkan rizki bagi kita, rizki yang luasnya seluas langit dan bumi ya”

Salam165

Ary Ginanjar Agustian